
Kontak Tracing TB terintegrasi CKG (Cek Kesehatan Gratis) adalah pendekatan baru Kementerian Kesehatan untuk menemukan kasus tuberkulosis lebih cepat dengan menjadikan kontak serumah/kontak erat pasien TB sebagai sasaran aktif skrining melalui layanan CKG.
Pelaksanaan Kontak Tracing TB Terintegrasi CKG
Kegiatan Kontak Tracing TB terintegrasi CKG (Cek Kesehatan Gratis) dilaksanakan di wilayah kerja UPT Puskesmas Wajok Hulu. Kontak Tracing TB terintegrasi CKG adalah pendekatan baru Kementerian Kesehatan untuk menemukan kasus tuberkulosis lebih cepat dengan menjadikan kontak serumah/kontak erat pasien TB sebagai sasaran aktif skrining melalui layanan CKG. Pada 2026, Kemenkes mendorong pelacakan 100% kontak erat pasien TB sebagai bagian dari strategi percepatan eliminasi TB. Tujuannya bukan hanya mencari orang yang sudah sakit TB, tetapi juga menemukan orang yang terinfeksi TB namun belum menunjukkan gejala sehingga dapat diberikan pencegahan. Jadi, CKG tidak hanya berarti pemeriksaan kesehatan rutin masyarakat. Dalam konteks TB, CKG dapat dimanfaatkan untuk mendatangi atau mengarahkan kontak erat pasien TB agar menjalani pemeriksaan, termasuk pemeriksaan foto toraks/rontgen dada bila sesuai indikasi dan tersedia.